Preparing secure stream…
Chapters: 50
Play Count: 8,336
Sinopsis - Mimpi Runtuh di Hari Pernikahan Episode 14 - Layar Dracin - Indah Lukma telah merancang segalanya, dia berambisi menikah dengan ahli waris Keluarga Hartono. Namun di hari pernikahannya, dia menerima kabar bahwa tunangannya selingkuh. Saat identitas selingkuhan itu terbongkar dan kebenaran terungkap, mimpinya menjadi nyonya besar hancur seketika. Selengkapnya dapat anda ikuti alur ceritanya Mimpi Runtuh di Hari Pernikahan Episode 14
Wulandari kembali ke rumah untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua dan kedua kakaknya. Ia bahkan bersedia merendahkan diri di hadapan putri palsu. Namun, tak disangka, ia hanya dijadikan alat perjodohan. Untuk memutuskan ikatan dengan keluarganya, Wulandari menikahi Aditya, dan sebuah kisah cinta manis pun dimulai.
Saat Yansa Prama dan Manda Linar menyiapkan pernikahan mewah, Farda Senta datang ke kota, mengenang masa sulit saat adopsi Yansa. Salah paham di jalan membuatnya dipukul dan dihina. Demi menjaga pernikahan putranya, dia tutupi luka itu. Namun di ruang istirahat, kebenaran terbongkar, topeng keserakahan Keluarga Linar runtuh.
Putri Ayu, gadis sederhana yang dipaksa keluarganya menikah dengan pria tua, secara tak sengaja menjadi istri Rizky Pratama, konglomerat terkaya di Provinsi Jaya. Setelah mengetahui dirinya hamil, Ayu meminta izin pulang untuk merayakan ulang tahun nenek tercinta. Rizky pun mendukung dan menemaninya.
Nadia menikah secara tak sengaja dengan Rizky. Menghadapi dunia kerja dan persaingan bisnis, ia menunjukkan kekuatannya, sementara Rizky diam-diam mendukungnya. Ketika identitas asli terungkap, mereka harus menembus salah paham dan rintangan untuk menjaga cinta mereka tetap utuh.
Pada hari pernikahan, sahabat sang pengantin wanita tiba-tiba datang, bukan untuk memberi selamat, melainkan membawa sebuah rahasia mengejutkan yang mengubah segalanya.
Setelah dikhianati tunangannya, Maya menikah kontrak dengan Rama Pradipta dan menemukan rahasia besar di baliknya. Sementara Reza berusaha merebutnya kembali, Maya terjebak antara cinta sejati dan kepentingan keluarga, dalam kisah penuh intrik, bisnis dan romansa.
Efendi sejak kecil terpisah dari keluarga Susilo dan dibesarkan oleh ibu angkatnya. Dia bercita-cita membalas budi pada ibu angkatnya setelah dewasa. Namun, pada hari pernikahannya, calon istrinya malah menolak kehadiran ibu angkat dan adik perempuannya, bahkan memaksa Efendi untuk memutuskan hubungan dengan keluarganya. Karena hal ini, Efendi memutuskan untuk membatalkan pernikahan. Tak disangka, dia justru menemukan bahwa dirinya adalah pewaris sah keluarga Susilo.
Di malam sebelum pernikahan, Ayu mengetahui perselingkuhan tunangannya, Fajar, dengan adik angkatnya, Putri Anindya. Tak mau jadi korban, Ayu mengajak Rizky Pratama, pewaris konglomerat yang diam-diam mencintainya, untuk menikah kilat. Rizky langsung setuju dan menghadirkan pesta mewah yang mengejutkan semua orang.
Putri Cahaya dipaksa menikah demi menyelamatkan perusahaan, namun ia melarikan diri dan bertemu Rizky Pratama, mantan pasiennya yang kini cacat. Mereka sepakat menikah dengan syarat Putri sembuhkan kakinya. Rizky membantu Putri merebut perusahaan. Saat kakinya mulai pulih, Putri ingin berpisah, tapi Rizky pura-pura belum sembuh.
Erin Puspa berbaik hati menolong orang, tapi ternyata orang itu seekor serigala yang langsung memakannya tanpa sisa. Dia langsung menggunakan jarumnya agar pria itu tidak bisa mencelakai wanita lain! Di bawah jebakan orang tua angkatnya, dia menggantikan sahabatnya menikah dengan pria dari keluarga konglomerat. Tanpa sengaja, dia mengetahui kalau suaminya itu impoten... Erin menyadari sesuatu lalu langsung kabur setelah meninggalkan surat cerai. Suami kayanya langsung mengejarnya dan berkata, "Erin, jelaskan jarummu itu!" Awalnya, Erin mengira setelah pulang dia akan hidup menderita, tapi ternyata dimanjakan? Para wartawan bertanya, "Tuan Muda Peter, Anda bukannya bilang wanita ini palsu?" Peter langsung memeluk Erin dan berkata, "Sembarangan! Dari awal sampai akhir aku cuma punya Erin!" "Dan juga anak di perutnya!"